Literasi Informasi
Saturday, 19 October 2019

Literasi Informasi

Divisi Perpustakaan Universitas Teknokrat Indonesia menghadiri undangan Workshop Literasi Informasi Forum Perpustakaan Tinggi Indonesia (FPPTI) lampung, yang bertempat di perpustakaan Universitas Lampung, Ruang seminar lantai 3 UPT perpustakaan Universitas Lampung.

Pada acara Workshop Literasi Informasi dengan pembicara pak ida fajar priyanto beliau Dosen Universitas Gajah Madha Yogyakarta dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Pada workshop literasi informasi pembicara member tema “Literasi Informasi dulu, kini dan esok”. Aliterasi sebuah kejadian yang dilakukan oleh masyarakat yang dapat membaca akan tetapi tidak mau membaca contohnya seperti jalur untuk sepeda di gunakan oleh pongendara mobil, dan jalur untuk mobil khusus atau bus way digunakan oleh kendaraan umum. Disinformasi merupakan sebuah kesalahan dalam melakukan akan sebuah informasi, contohnya pelang di larang Stop digunakan untuk lahan parkir atau dilarang muter digunakan untuk memutar. Literasi informasi kemrupakan sebuah kemampuan membaca dan menulis atau dulu dinamakan melek aksara. Informasi merupakan sekumpulan fakta yang dapat dijadikan sebuah kesimpulan dapat juga dikatakan bahwa literasi informasi seseorang yang dapat mengenal informasi disaat dibutuhkan.

Literasi perpustakaan  dapat dijadikan sebuah alat untuk mengevaluasi, evaluasi yang dilakukan oleh pustakawan dalam melakukan kajian dan penelitian kepada pemustaka dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai temu kembali informasi. Literasi informasi merupakan proses pengevaluasi fakta untuk mendapatkan arti/makna.

Literasi informasi dalam membaca dan menulis merupakan mentransformasikan huruf dan kata menjadi sebuah kalimat yang sangat di mengerti. Meleknya akan sebuah literasi informasi dapat membantu kita dalam meminimalkan atau menghambat tersebarnya berita paslu, bohong dan hoax. Dengan aktif dalam literasi maka informasi yang kita dapatkan dapat dimanfaatkan untuk meminimalisir tersebarnya berita hoax.

Evolusi abad 20 dan 21 membaca, menulis plus teknologi dan format baru dan pemikiran yang kritis thinking critical dan kemampuan melihat proses pembelajaran melalui cara baru. Literasi informasi abad 21 pemustaka harusnya terampil dalam memiliki kemampuan mengevaluasi informasi, menempatkan dan mengsinergikan informasi.

Universitas Teknokrat Indonesia mengirim dua Pustakawannya. Acara tersebut dilaksanakan pada hari kamis tanggal 12 April 2018, pukul 08:00-15:00 WIB.

Kata Mutiara

Kebijaksanaan bukanlah dilihat dari usia, tapi dilihat dari pengalaman dan pengetahuannya....

 

Staff Perpustakaan

5.png2.png7.png8.png7.png
Today5
Yesterday29
This week143
This month461
Total52787

Visitor Info

Who Is Online

1
Online

Saturday, 19 October 2019 02:12
Powered by CoalaWeb
Go to Top